Mitos Ayam Bangkok Putih di Laga Tanding Sabung Ayam

Agen S128,  Mitos Ayam Bangkok Putih di Laga Tanding Sabung Ayam. Pada ilmu katuranggan, ayam bangkok dibedakan berdasarkan  kelas-kelas tertentu yang juga berdasarkan dari warna bulunya. Dan Setiap kelas warna ayam laga mempunyai  karakteristik berbeda – beda. Dan Salah satu contoh paling unik ialah  ayam bangkok putih / kinantan.s128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

Agen Sabung Ayam, Ayam bangkok putih merupakan ayam  unik mengingat  ada beberapa mitos  dibaliknya. Apa saja kira-kira  mitos ayam bangkok putih itu? Dan  Berikut kami akan mengulasannya!

Ayam Bangkok Putih

 

Sabung Ayam, tidak sedikit mitos yg beredar di kalangan penghobi ayam tandingan mengenai ayam bangkok putih. jalan berlawanan mitos itu unjuk berasal negeri – negeri yg tidak sama. menuruti pengalaman aku dan seputar botoh yg beberapa kali adu tanding di luar negeri, mitos-mitos berikut ialah mitos yg paling tidak sedikit diakui orang tersangkut ayam bangkok putih.

  1. penahan Bala

Mitos awal yg mengenai bersama ayam bangkok putih yakni sbg fasilitas pencegah bala. jikalau dipelihara di hunian, ayam bangkok putih / kinantan diakui mampu menghalau segala kasus berulang kendala makhluk halus yg mau merebak pemilik hunian. Inilah argumen kenapa ayam bangkok putih kerap kali dicari oleh supranatural (sama seperti ayam ayam hitam atau cemani).

  1. Ditakuti oleh Ayam Lawan

meskipun di dalam katuranggan ayam, ayam bangkok putih / kinantan kaya di warga terakhir, itu bukan berarti beliau tidak ditakuti oleh seluruh ayam yang lain. Kharisma ayam bangkok putih malah dirasa lebih sahih bila di bandingkan ayam klawu, jalak, dan blorok. faktor ini bukanlah mitos sebab mampu dibuktikan dengan cara serta-merta. kalau kamu mempunyai seekor ayam bangkok putih, mencoba keluarkan dan dekatkan bersama ayam kampungan. dulu lihat reaksi apa yg bakal berjalan kepada ayam lugu itu.

  1. memunculkan kerusuhan saat di Arena

Agen S1288 Beberapa botoh sepuh yakin mitos yg menyebutkan bila ayam bangkok putih mampu memunculkan kerusuhan jikalau dipindah ke ajang laga sabung ayam (kalangan). Mitos ini didasari awal pengalaman apabila ayam bangkok putih bagi diwaktu ditarungkan dapat menghasilkan lawannya berlari biarpun kompetisi baru dimulai beberapa detik telah( berlutut mental).

kondisi ini yg sanggup menghasilkan kondisi antar botoh yg membenturkan ayamnya memanas. Bukan ayam nya yg berlaga, sedangkan tidak jarang kali botohnya-lah yg tukar adu pukul hingga kekalutan tengah berlangsung di ajang sabung ayam tersebut.

lantaran perkara ini, ayam bangkok putih umumnya tidak bisa dimainkan / di tolak kalau mencampuri ajang laga / kalangan yg besar.

  1. bisa menghasilkan Ayam tandingan yg Menang jadi Turun Mental

apabila berjumpa ayam saingan yg mempunyai mental logis, ayam bangkok putih tentu dapat berkompetisi habis-habisan. kalau gaplokan ayam udu tentang sektor kepalanya hingga lukanya mengucurkan pembawaan bugar, rata rata ayam tandingan bakal jadi turun mental. bakat bugar berupa merah yg bersirkulasi, perbedaan bersama warna bulu si ayam kinantan yg bermotif putih. perihal itu dapat menghasilkan mental berkompetisi semenjak ayam musuh turun. Ayam tandingan tidak bakal sempat ingin pula bersaing dgn bringas. Inilah argumen kenapa langka ada penghobi ayam laga yg ingin mengabar ayamnya menandingi ayam bangkok putih.

  1. susah guna Dipukul

Mitos yg terakhir tergantung ayam bangkok putih adalah kejeliannya dalam hijrah awal tabokan tandingan. Mitos ini sebenarnya unjuk sebab warna ayam bangkok putih sanggup menyilaukan paling utama jikalau diadu kepada pagi hri. salah lihat permulaan warna bulu ayam bangkok putih menciptakan lawannya tak dapat melihat targetnya bersama pasti.

Itulah beberapa mitos berasal ayam bangkok putih / kinantan yg dapat awak jelaskan bersumber pengalaman beta dan sekitar botoh. butuh diingat jikalau mitos-mitos itu belum tentu benar.Karena itu, tetaplah cerdik salam menyikapinya. mudah-mudahan sapat berguna. Salam Penghobi Ayam Laga.