Membedakan Pakan Ayam Petelur Yang Baik Dan Buruk

Membedakan Pakan Ayam Petelur Yang Baik Dan Buruks128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

Sabung ayam, Pakan Ayam Petelur – untuk Jenis ayam yang memang banyak dibudidayakan untuk pebisnis adalah ayam petelur. Memang Tak heran bila banyak pengusaha yang memang  mencari tahu mana pakan ayam petelurdan buruk. Mengingat  pakan ayam sangat mempengaruhi  dari kualitas telur yang dihasilkan. Dan Semakin bagus pakannya tentu semakin baik pula telurnya. Untuk Sekedar informasi, untuk ayam petelur untuk  dasarnya ialah  ayam-ayam betina yang memang sudah dewasa dan juga sengaja dipelihara khusus untuk diambil telurnya.

 

agen s128, Awalnya ayam petelur atau juga dikenal dengan nama ayam unggas ini diambil dari ayam hutan yang kemudian ditangkap dan dipelihara agar bisa diambil telurnya. Ayam petelur yang pertama kali diperkenalkan adalah ayam whiteleghorn. Setelah ayam petelur populer, barulah adapeternakan khusus untuk ayam broiler yang memang sengaja diambil dagingnya saat panen.

agen s1288Mulai dari sinilah masyarakat menyadari bahwa setiap ras ayam tidaklah sama. Ada yang memang diklasifikasikan sebagai petelur yang baik dan adapula ayam yang diklasifikasikan sebagai ayam pedaging yang baik. Sentra peternakan ayam petelur memang banyak dikembangkan di berbagai negara tak terkecuali Indonesia.

Tips Memberi Pakan Ayam Petelur yang Baik

Makanan Ayam

Pada dasarnya, ayam petelur dibagi menjadi dua jenis yakni ayam petelur ringan dan ayam petelur medium. Ayam petelur ringan dikenal dengan ayam petelur putih yang memiliki tubuh kurus dan berbulu putih. Ayam petelur ringan ini adalah famili dari whiteleghorn.

Sementara ayam petelur medium adalah ayam petelur yang memiliki bobot tubuh cukup berat. Walaupun demikian, ayam ini tidak lebih besar dari ayam pedaging. Seperti yang sempat disinggung, pakan sangat berperan penting dalam ternak ayam petelur agar menghasilkan telur yang bagus dan berkualitas. Oleh karena itu, berikut ini akan diulas tips dalam memberi pakan ayam petelur yang baik agar menghasilkan telur yang berkualitas.

  1. Waktu pemberian pakan

s1288, Tips memberi pakan ayam petelur yang pertama adalah berikan pakan sesuai dengan usia ayam. Selain memilih pakan yang bernutrisi seimbang, ayam petelur harus diberikan pakan berdasarkan usianya. Karena ayam yang baru berusia tiga minggu tidak akan sama pakannya dengan ayam yang sudah berusia 10 minggu bahkan lebih.

judi Tajen Online  Untuk ayam yang baru berusia tiga minggu pertama, Anda bisa memberikannya pakan ayam level “starte” yang bisa dibeli dengan mudah di toko pakan ternak. Ayam yang sudah berumur 4 minggu hingga 10 minggu selanjutnya diberi pakan “grower”.

Kemudian pada umur 10 minggu sampai dengan 20 minggu, maka ayam petelur akan diberikan pakan “developer”. Selanjutnya, di umurnya yang sudah melewati angka 20 minggu maka ayam akan diberi pakan dengan level “layingmash”. Hal ini dilakukan agar ayam petelur mampu menghasilkan telur dengan kualitas yang baik.

  1. Jangan asal memberi pakan

Banyak orang yang mengira bahwa semua ayam pada dasarnya bisa memakan apapun dengan asal-asalan. Padahal, pakan ayam petelur harus khusus dan tidak boleh sembarangan karena akan berdampak secara langsung pada telur yang dihasilkan. Selain jenis pakan yang di ulas di atas, sebaiknya jangan diberikan pada ayam petelur.

Karena menu pakan mulai dari starter hingga layingmash memang dirancang dan diformulasikan secara khusus sebagai pakan ternak ayam petelur yang baik. Jika ditambah dengan makanan lainnya, ayam petelur biasanya tidak akan mengkonsumsi makanan pokok yang diberikan tadi. Dengan begitu, gizi yang harusnya terpenuhi agar mampu menghasilkan telur yang baik jadi berkurang. Jadi, jangan heran jika nantinya ayam ternak petelur Anda akan kekurangan gizi dan mengalami penurunan produksi telur dan mati.

  1. Jangan satukan dengan ayam jantan

Tips selanjutnya adalah jangan menyatukan antara ayam jantan dengan ayam petelur dalam pemberian pakan ayam petelur. Pasalnya, kehadiran ayam jantan akan mengurangi jumlah pakan yang harusnya dikonsumsi oleh ayam petelur. Memisahkan antara ayam jantan dengan ayam petelur tentunya akan membantu ayam petelur untuk memakan pakannya dengan baik dan bisa menghasilkan telur yang berkualitas.

Apabila Anda memeli ayam petelur dalam bentuk telur, tentunya akan sangat sulit untuk membedakan mana ayam petelur dan mana ayam jantan bukan? Karena ayam jantan akan diketahui setelah usianya mencapai 6 minggu. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda membeli anak ayam petelur yang baru saja dientaskan agar tidak tercampur dengan ayam jantan.

  1. Kualitas Pakan ayam

MAkanan AYam

Pada dasarnya, kualitas pakan ayam petelur dibedakan menjadi dua bagian yakni fase starter saat ayam berumur 0 sampai dengan 4 minggu. Lalu fase finisher saat ayam berumur 4 sampai dengan 6 minggu. Dalam pakan telur setidaknya terdapat kualitas zat gizi protein sebesar 22 sampai dengan 24 persen. Selain itu, adapula serat kasar sebesar 4%, lemak sebesar 2,5%, Phospor (P) sebesar 0,7-0,9%, Kalsium (Ca) 1%, dan Mesebanyak 2800-3500 Kcal.

  1. Kuantitas Pakan Ayam Starter

Selain memperhatikan masalah kualitas pakan ayam petelur, kuantitas pakan ayam juga harus diperhatikan. Dalam kuantitas pakan, dibagi menjadi 4 golongan yakni pada minggu pertama di umur 1 sampai dengan 7 hari dengan pemberian pakan 17 gram perhari per ekor, golongan kedua ada pada minggu kedua dengan umur 8 sampai dengan 14 hari dengan pemberian pakan 43 gram per hari per ekor, golongan ketiga adalah minggu ke-3 pada umur 15 sampai dengan 21 hari dengan kuantitas pakan 66 gram per hari per ekor.

Dan kuantitas pakan ayam petelur starter terakhir adalah minggu ke empat dengan umur 22 sampai dengan 29 hari dan pemberian pakan sebanyak 91 gram per hari per ekor. Setelah diakumulasikan, bisa diketahui bahwa jumlah pakan ayam petelur yang dibutuhkan setiap ekornya sampai dengan 4 minggu perawatan adalah 1.520 gram.

  1. Kuantitas Pakan Ayam Finisher

Sama dengan pakan ayam starter, kuantitas pakan ayam finisher juga dibedakan menjadi empat golongan. Golongan pertama ada pada minggu ke lima saat ayam berumur 30 sampai dengan 36 har. Pemberian pakan pada golongan pertama adalah 111 gram per hari per ekor. Golongan kedua adalah minggu ke-6 saat umur 37 sampai 43 hari dengan kuantitas pemberian pakan 129 gram per hari per ekor.

Golongan ketiga adalahminggu ke-7 saat umur 44 sampai 50 hari dengan pemberian pakan sebanyak 146 gram per hari per ekor. Dan golongan yang keempat adalah minggu ke-8 saat umur 51 sampai dengan 57 hari dengan kuantitas sebanyak 161 gram per hari per ekor. Setelah diakumulasikan, total pakan ayam petelur per ekor saat umumnya 30 sampai dengan 57 hari adalah sebesar 3.829 gram.

Demikianlah ulasan mengenai tips dalam memberikan pakan ayam petelur. Selain memerhatikan pakan, Anda juga harus memberikan perhatian khusus pada kuantitas dan kualitas minum yang diberikan pada ayam. Dengan begitu, ayam dapat memproduksi telur yang berkualitas.